Kelezatan Mengikuti Rasa Cinta..

❈▼❈▼❈▼❈▼❈▼❈

🌕🌠🌹KELEZATAN MENGIKUTI RASA CINTA..

⭕    ⭕    ⭕

🔆🔸ﻗﺎﻝ ﺷﻴﺦ ﺍﻹﺳﻼﻡ ﺍﻹﻣﺎﻡ ﺇﺑﻦ ﺍﻟﻘﻴﻢ ﺭﺣﻤﻪ ﺍﻟﻠﻪ :

💦 💎 ” ﺍﻟﻠﺬﺓ ﺗﺎﺑﻌﺔ ﻟﻠﻤﺤﺒﺔ ، ﺗﻘﻮﻯ ﺑﻘﻮﺗﻬﺎ ﻭ ﺗﻀﻌﻒ ﺑﻀﻌﻔﻬﺎ ، ﻓﻜﻠﻤﺎ ﻛﺎﻧﺖ ﺍﻟﺮﻏﺒﺔ ﻓﻲ ﺍﻟﻤﺤﺒﻮﺏ ﻭ ﺍﻟﺸﻮﻕ ﺇﻟﻴﻪ ﺃﻗﻮﻯ ﻛﺎﻧﺖ ﺍﻟﻠﺬﺓ ﺑﺎﻟﻮﺻﻮﻝ ﺇﻟﻴﻪ ﺃﺗﻢ ،

ﻭ ﺍﻟﻤﺤﺒﺔ ﻭ ﺍﻟﺸﻮﻕ ﺗﺎﺑﻊ ﻟﻤﻌﺮﻓﺘﻪ ﻭ ﺍﻟﻌﻠﻢ ﺑﻪ، ﻓﻜﻠﻤﺎ ﻛﺎﻥ ﺍﻟﻌﻠﻢ ﺑﻪ ﺃﺗﻢ ﻛﺎﻧﺖ ﻣﺤﺒﺘﻪ ﺃﻛﻤﻞ، ﻓﻠﺬﺍ ﺭﺟﻊ ﻛﻤﺎﻝ ﺍﻟﻨﻌﻴﻢ ﻓﻲ ﺍﻵﺧﺮﺓ ﻭ ﻛﻤﺎﻝ ﺍﻟﻠﺬﺓ ﺇﻟﻰ ﺍﻟﻌﻠﻢ ﻭ ﺍﻟﺤﺐ،

ﻓﻤﻦ ﻛﺎﻥ ﻳﺆﻣﻦ ﺑﺎﻟﻠﻪ ﻭ ﺃﺳﻤﺎﺋﻪ ﻭ ﺻﻔﺎﺗﻪ ﻭ ﺑﻪ ﺃﻋﺮﻑ ﻛﺎﻥ ﻟﻪ ﺃﺣﺐ ﻭ ﻛﺎﻧﺖ ﻟﺬﺗﻪ ﺑﺎﻟﻮﺻﻮﻝ ﺇﻟﻴﻪ ﻭ ﻣﺠﺎﻭﺭﺗﻪ ﻭ ﺍﻟﻨﻈﺮ ﺇﻟﻰ ﻭﺟﻬﻪ ﻭ ﺳﻤﺎﻉ ﻛﻼﻣﻪ ﺃﺗﻢ، ﻭ ﻛﻞ ﻟﺬﺓ ﻭ ﻧﻌﻴﻢ ﻭ ﺳﺮﻭﺭ ﻭ ﺑﻬﺠﺔ ﺑﺎﻹﺿﺎﻓﺔ ﺇﻟﻰ ﺫﻟﻚ ﻛﻘﻄﺮﺓ ﻓﻲ ﺑﺤﺮ،

ﻓﻜﻴﻒ ﻳﺆﺛﺮ ﻣﻦ ﻟﻪ ﻋﻘﻞ ﻟﺬﺓ ﺿﻌﻴﻔﺔ ﻗﺼﻴﺮﺓ ﻣﺸﻮﺑﺔ ﺑﺎﻵﻻﻡ ﻋﻠﻰ ﻟﺬﺓ ﻋﻈﻴﻤﺔ ﺩﺍﺋﻤﺔ ﺃﺑﺪ ﺍﻵﺑﺎﺩ !

ﻭ ﻛﻤﺎﻝ ﺍﻟﻌﺒﺪ ﺑﺤﺴﺐ ﻫﺎﺗﻴﻦ ﺍﻟﻘﻮﺗﻴﻦ : ﺍﻟﻌﻠﻢ ﻭ ﺍﻟﺤﺐ، ﻭ ﺃﻓﻀﻞ ﺍﻟﻌﻠﻢ ﺍﻟﻌﻠﻢ ﺑﺎﻟﻠﻪ، ﻭ ﺃﻋﻠﻰ ﺍﻟﺤﺐ ﺍﻟﺤﺐ ﻟﻪ، ﻭ ﺃﻛﻤﻞ ﺍﻟﻠﺬﺓ ﺑﺤﺴﺒﻬﻤﺎ، ﻭ ﺍﻟﻠﻪ ﺍﻟﻤﺴﺘﻌﺎﻥ ”

‏[ ﺍﻟﻔﻮﺍﺋﺪ ‏]

📎📑

ℹ🔎www.ajurry.com/vb/showthread.php?t=34982

🔆🔸Syaikhul Islam Al Imam Ibnul Qayyim rahimahullah berkata:

💦 💎 “Kelezatan mengikuti rasa cinta. Ia akan menguat mengikuti menguatnya cinta dan melemah pula seiring dengan melemahnya cinta. Setiap kali keinginan terhadap al-mahbub (sosok yang dicintai) serta kerinduan kepadanya menguat maka semakin sempurna pula kelezatan yang akan dirasakan tatkala sampai kepada tujuannya tersebut.

Sementara rasa cinta dan kerinduan itu sangat tergantung kepada ma’rifah/
pengenalan dan ilmu tentang sosok yang dicintai. Setiap kali ilmu yang dimiliki tentangnya bertambah sempurna maka niscaya kecintaan kepadanya pun semakin sempurna. Apabila kenikmatan yang sempurna di akherat serta kelezatan yang sempurna berporos kepada ilmu dan kecintaan.

Maka barangsiapa yang lebih dalam pengenalannya dalam beriman kepada Allah, nama-nama, sifat-sifat-Nya serta -betul-betul meyakini- agama-Nya niscaya kelezatan yang akan dia rasakan tatkala berjumpa, bercengkerama, memandang wajah-Nya dan mendengar ucapan-ucapan-Nya juga semakin sempurna. Adapun segala kelezatan, kenikmatan, kegembiraan, dan kesenangan -duniawi yang dirasakan oleh manusia- apabila dibandingkan dengan itu semua laksana setetes air di tengah-tengah samudera.

Oleh sebab itu, bagaimana mungkin orang yang berakal lebih mengutamakan kelezatan yang amat sedikit dan sebentar bahkan tercampur dengan berbagai rasa sakit di atas kelezatan yang maha agung, terus-menerus dan abadi.

Kesempurnaan seorang hamba sangat tergantung pada dua buah kekuatan ini; kekuatan ilmu dan rasa cinta. Ilmu yang paling utama adalah ilmu tentang Allah, sedangkan kecintaan yang paling tinggi adalah kecintaan kepada-Nya. Sementara itu kelezatan yang paling sempurna akan bisa digapai berbanding lurus dengan dua hal ini [ilmu dan cinta]
Allahul musta’aan.”

📑Al-Fawaid

⭕    ⭕    ⭕

✏ Syabab Ashhabus Sunnah

💻 Untuk fawaid lainnya bisa kunjungi website kami:
🌐 http://www.ittibaus-sunnah.net
➖➖➖➖➖➖➖➖
📌 أصحاب السنة
🌠⭐🌠⭐🌠

❂Ashhabus Sunnah❂

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s