Bagaimana Seorang Wanita Yang Memiliki Udzur Syar’i Beribadah Pada Lailatul Qodar?

〰⭕〰⭕〰⭕〰

🌹🌌🌟BAGAIMANA SEORANG WANITA YANG MEMILIKI UDZUR SYAR’I BERIBADAH PADA LAILATUL QODAR?

🗻 ﻛﻴﻒ ﺗﻘﻮﻡ ﺻﺎﺣﺒﺔ ﺍﻟﻌﺬﺭ ﺍﻟﺸﺮﻋﻲ ﻟﻴﻠﺔ ﺍﻟﻘﺪﺭ؟

―――――――――――
♻ ♻ ♻

🔴🌹ﺍﻟﺤﻤﺪ ﻟﻠﻪ، ﻭﺍﻟﺼﻼﺓ ﻭﺍﻟﺴﻼﻡ ﻋﻠﻰ ﺧﺎﺗﻢ ﺭﺳﻞ ﺍﻟﻠﻪ، ﻭﻋﻠﻰ ﺁﻟﻪ ﻭﺻﺤﺒﻪ ﻭﻣﻦ ﺍﻛﺘﻔﻰ ﺑﻬﺪﺍﻩ

ﺳﺄﻟﺖُ ﺃﺑﻲ ﺭﺣﻤﻪ ﺍﻟﻠﻪ ﺗﻌﺎﻟﻰ :

ﻛﻴﻒ ﺗﻘﻮﻡ ﺻﺎﺣﺒﺔ ﺍﻟﻌﺬﺭ ﺍﻟﺸﺮﻋﻲ ﻟﻴﻠﺔ ﺍﻟﻘﺪﺭ؟

ﻓﺄﺟﺎﺑﻨﻲ :

” ﺑﻴﻦ : ﺩﻋﺎﺀ ﻭﺫﻛﺮ ﻭﺗﻼﻭﺓ ﺍﻟﻘﺮﺁﻥ، ﻭﻻ ﺑﺄﺱ ﻋﻠﻴﻬﺎ ﻣِﻦ ﺫﻟﻚ، ﻭﺃﻇﻦ ﺃﻧﻚ ﻣﺘﺄﻛﺪﺓ ﻣِﻦ ﻋﺪﻡ ﻛﺮﺍﻫﺔ ﻗﺮﺍﺀﺓ ﺍﻟﻤﺮﺃﺓ ﺍﻟﺤﺎﺋﺾ ﻟﻠﻘﺮﺁﻥ .
ﻓﺤﻴﻨﺌﺬ؛ ﻫﺬﺍ ﻫﻮ ﺍﻟﻤﺨﺮﺝ ﻣِﻦ ﺟﻬﺔ، ﻭﻣِﻦ ﺟﻬﺔ ﺃﺧﺮﻯ؛ ﻳﺤﺴﻦ ﺑﻤﺜﻞ ﻫﺬﻩ ﺍﻟﻤﻨﺎﺳﺒﺔ ﺃﻥ ﺍﻟﻤﺴﻠﻢ ﺳﻮﺍﺀ ﻛﺎﻥ ﺫﻛﺮًﺍ ﺃﻭ ﺃﻧﺜﻰ ﺃﻥ ﻳﺘﺄﺩﺏ ﺑﺄﺩﺏ ﺍﻟﺮﺳﻮﻝ ﻋﻠﻴﻪ ﺍﻟﺴﻼﻡ ﺍﻟﺬﻱ ﻗﺎﻝ ﻓﻲ ﺟﻤﻠﺔ ﻣﺎ ﻗﺎﻝ :

(( ﺍﻏﺘﻨِﻢْ ﺧَﻤْﺴًﺎ ﻗَﺒْﻞَ ﺧَﻤْﺲٍ : ﺷﺒﺎﺑَﻚ ﻗَﺒْﻞَ ﻫَﺮﻣِﻚَ، ﻭَﺻِﺤَّﺘَﻚَ ﻗَﺒْﻞَ ﺳَﻘَﻤِﻚَ )) ‏[ 1 ‏]

ﻣِﻦ ﺃﺟﻞ ﻣﺎﺫﺍ؟ ﻷﻧﻪ ﺟﺎﺀ ﻓﻲ ” ﺻﺤﻴﺢ ﺍﻟﺒﺨﺎﺭﻱ ” ‏[ 2 ‏]

ﺃﻥ ﺍﻟﻤﺴﻠﻢ ﺇﺫﺍ ﻣﺮﺽ ﺃﻭ ﺳﺎﻓﺮ؛ ﻛﺘﺐ ﺍﻟﻠﻪ ﻟﻪ ﻣﺜﻞ ﻣﺎ ﻛﺎﻥ ﻳﻌﻤﻠﻪ ﻣﻦ ﺍﻟﻄﺎﻋﺔ ﻭﺍﻟﻌﺒﺎﺩﺓ ﻓﻲ ﺣﺎﻟﺔ ﺍﻹﻗﺎﻣﺔ ﻭﻓﻲ ﺣﺎﻟﺔ ﺍﻟﺼﺤﺔ ‏[ 3 ‏] .

ﻓﻌﻠﻰ ﻣﺜﻞ ﺗﻠﻚ ﺍﻟﻤﺮﺃﺓ ﺃﻥ ﺗﻐﺘﻨﻢ ﻭﻗﺖ ﻃﻬﺎﺭﺗﻬﺎ ﻭﺗﻤﻜﻨﻬﺎ ﻣﻦ ﻗﻴﺎﻡ ﺍﻟﻌﺸﺮ ﺍﻷﺧﻴﺮ، ﺃﻭ ﻋﻠﻰ ﺍﻷﻗﻞ ﺍﻷﻭﺗﺎﺭ، ﺃﻭ ﺃﻗﻞ ﺍﻟﻘﻠﻴﻞ : ﺍﻟﻴﻮﻡ ﺃﻭ ﻟﻴﻠﺔ ﺍﻟﺴﺎﺑﻊ ﻭﺍﻟﻌﺸﺮﻳﻦ، ﻓﺈﻥ ﺍﻟﻠﻪ ﻋﺰ ﻭﺟﻞ ﺇﺫﺍ ﻋَﻠﻢ ﻣِﻦ ﺃَﻣَﺘِﻪ ﺃﻧﻬﺎ ﻛﺎﻧﺖ ﺗَﻔﻌﻞ ﺫﻟﻚ ﻓﻲ ﺣﺎﻟﺔ ﺗﻤﻜّﻨﻬﺎ ﻣِﻦ ﺍﻟﻘﻴﺎﻡ ﺑﺎﻟﺼﻼﺓ، ﺛﻢ ﻓَﺠَﺄﻫﺎ ﺍﻟﻌﺬﺭ؛ ﻛﺘﺐ ﻟﻬﺎ ﻣﺎ ﻛﺎﻥ ﻳﻜﺘﺐ ﻟﻬﺎ ﻓﻲ ﺣﺎﻟﺔ ﺍﻟﻄﻬﺮ، ﻫﺬﻩ ﻧﻘﻄﺔ ﻣﻬﻤﺔ ﺟﺪًﺍ، ﺛﻤﺮﺗُﻬﺎ ﺃﻥ ﻳَﺤﺮﺹ ﺍﻟﻤﺴﻠﻢ ﻋﻠﻰ ﺍﻟﺘﻔﺼﻴﻞ ﺍﻟﺴﺎﺑﻖ ﺃﻥ ﻳﺸﻐﻞ ﻭﻗﺘﻪ ﺩﺍﺋﻤًﺎ ﺑﺎﻟﻄﺎﻋﺔ ﻣﺎ ﺍﺳﺘﻄﺎﻉ، ﺣﺘﻰ ﺇﺫﺍ ﺯﺍﺩﺕ ﺍﻟﻄﺎﻋﺔ، ﻓﻤﺮّﺕ ﺍﻟﻌﺒﺎﺩﺓ؛ ﺗُﻜﺘﺐ ﻟﻪ ﺭﻏﻢ ﺃﻧﻪ ﻟﻢ ﻳﺘﻤﻜﻦ ﻣِﻦ ﺍﻟﻘﻴﺎﻡ ﺑﻬﺎ .” ﺍ . ﻫـ
__________

‏[ 1 ‏] – ﺗﺘﻤﺔ ﺍﻟﺤﺪﻳﺚ : ‏( ﻭﻏﻨﺎﻙَ ﻗَﺒْﻞَ ﻓَﻘْﺮِﻙَ، ﻭﻓَﺮﺍﻏَﻚ ﻗَﺒْﻞَ ﺷﻐﻠِﻚ، ﻭﺣﻴﺎﺗَﻚَ ﻗَﺒْﻞَ ﻣﻮﺗﻚَ ‏) . ﻭﻫﻮ ﻓﻲ ” ﺻﺤﻴﺢ ﺍﻟﺘﺮﻏﻴﺐ ﻭﺍﻟﺘﺮﻫﻴﺐ ” ‏( 3355 ‏) .
‏[ 2 ‏] – ‏( 2996 ‏) .
‏[ 3 ‏] – ﻧﺺ ﺍﻟﺤﺪﻳﺚ : ‏( ﺇِﺫَﺍ ﻣَﺮِﺽَ ﺍﻟْﻌَﺒْﺪُ ﺃَﻭْ ﺳَﺎﻓَﺮَ؛ ﻛُﺘِﺐَ ﻟَﻪُ ﻣِﺜْﻞُ ﻣَﺎ ﻛَﺎﻥَ ﻳَﻌْﻤَﻞُ ﻣُﻘِﻴﻤًﺎ ﺻَﺤِﻴﺤًﺎ ‏) .

📮ﻣﺮﺳﻠﺔ ﺑﻮﺍﺳﻄﺔ ﺳُﻜَﻴﻨﺔ ﺑﻨﺖ ﻣﺤﻤﺪ ﻧﺎﺻﺮ ﺍﻟﺪﻳﻦ ﺍﻷﻟﺒﺎﻧﻴﺔ.

📠📋www.ajurry.com/vb/showthread.php?t=9665
••••••••••••••••••••

ﺍﻟﺤﻤﺪ ﻟﻠﻪ، ﻭﺍﻟﺼﻼﺓ ﻭﺍﻟﺴﻼﻡ ﻋﻠﻰ ﺧﺎﺗﻢ ﺭﺳﻞ ﺍﻟﻠﻪ، ﻭﻋﻠﻰ ﺁﻟﻪ ﻭﺻﺤﺒﻪ ﻭﻣﻦ ﺍﻛﺘﻔﻰ ﺑﻬﺪﺍﻩ

⌛Aku pernah bertanya kepada ayahku (syaikh Al Albaniy) rohimahullohu ta’ala:

❓Bagaimana seorang wanita yang memiliki udzur syar’i beribadah pada lailatul qodar?

💦 Maka beliau menjawab:

:idea:Diantaranya: berdo’a, berdzikir dan membaca al-Qur’an, tidak mengapa ia melakukannya. Dan aku kira engkau juga sepakat bahwa tidak dimakruhkannya wanita haidh membaca al-Qur’an.

✅ Maka ini merupakan solusi dari satu sisi. Dan dari sisi lain, pada kesempatan ini hendaknya seorang muslim, baik laki-laki ataupun wanita, menerapkan adab sebagaimana adab Rosululloh shollallohu alaihi wa salam yang mengatakan sebuah kalimat:

ﺍﻏﺘﻨِﻢْ ﺧَﻤْﺴًﺎ ﻗَﺒْﻞَ ﺧَﻤْﺲٍ : ﺷﺒﺎﺑَﻚ ﻗَﺒْﻞَ ﻫَﺮﻣِﻚَ، ﻭَﺻِﺤَّﺘَﻚَ ﻗَﺒْﻞَ ﺳَﻘَﻤِﻚ
َ
“Lakukanlah lima perkara sebelum lima perkara: masa mudamu sebelum masa tuamu, masa sehatmu sebelum masa sakitmu…” [1]

🔆 Untuk apa? Karena diriwayatkan dalam Shohih al-Bukhori [2] :

ﺍﻟﻤﺴﻠﻢ ﺇﺫﺍ ﻣﺮﺽ ﺃﻭ ﺳﺎﻓﺮ؛ ﻛﺘﺐ ﺍﻟﻠﻪ ﻟﻪ ﻣﺜﻞ ﻣﺎ ﻛﺎﻥ ﻳﻌﻤﻠﻪ ﻣﻦ ﺍﻟﻄﺎﻋﺔ ﻭﺍﻟﻌﺒﺎﺩﺓ ﻓﻲ ﺣﺎﻟﺔ ﺍﻹﻗﺎﻣﺔ ﻭﻓﻲ ﺣﺎﻟﺔ ﺍﻟﺼﺤﺔ ‏

“Bahwa seorang muslim jika sakit atau safar, Alloh tetap menuliskan ganjarannya seperti apa yang biasa ia amalkan yang berupa ketaatan dan ibadah pada saat mukim dan sehat. [3]

🌺🌠 Maka yang semisal dengan wanita itu, hendaknya ia membiasakan sholat pada sepuluh malam yang terakhir ketika ia suci dan mampu, atau setidaknya sholat-sholat witir, atau yang paling sedikitnya adalah pada malam ke-27, karena sesungguhnya Alloh azza wa jalla jika mengetahui bahwa hamba-Nya biasa mengerjakan sholat pada saat ia sanggup, kemudian datang udzur padanya, Alloh tetap akan menuliskan ganjaran sebagaimana dituliskan untuknya pada saat ia suci. Ini merupakan poin yang sangat penting, buahnya adalah seorang muslim akan menjadi bersemangat sebagaimana tadi telah dirinci, untuk selalu menyibukkan dirinya dengan ketaatan semampunya, sampai ketika ketaatan itu bertambah dan ia terus melakukan ibadah tersebut, maka akan dituliskan ganjarannya walaupun ia sedang tidak mampu melakukannya.

_______________

📂📂📂
[1] Lanjutan haditsnya:

ﻭﻏﻨﺎﻙَ ﻗَﺒْﻞَ ﻓَﻘْﺮِﻙَ، ﻭﻓَﺮﺍﻏَﻚ ﻗَﺒْﻞَ ﺷﻐﻠِﻚ، ﻭﺣﻴﺎﺗَﻚَ ﻗَﺒْﻞَ ﻣﻮﺗﻚ
َ
“.. dan masa kayamu sebelum datang masa faqirmu, masa luangmu sebelum datang masa sibukmu, dan masa hidupmu sebelum matimu.” Hadits ini terdapat dalam Shohih at-Targhib wat Tarhib (3355).
[2] no. 2996
[3] Lafadz hadits:

ﺇِﺫَﺍ ﻣَﺮِﺽَ ﺍﻟْﻌَﺒْﺪُ ﺃَﻭْ ﺳَﺎﻓَﺮَ؛ ﻛُﺘِﺐَ ﻟَﻪُ ﻣِﺜْﻞُ ﻣَﺎ ﻛَﺎﻥَ ﻳَﻌْﻤَﻞُ ﻣُﻘِﻴﻤًﺎ ﺻَﺤِﻴﺤًﺎ

“Jika seorang hamba sedang sakit atau safar, akan dituliskan baginya sebagaimana ketika ia sedang keadaan mukim dan sehat.”

📨💻 Dikirim oleh Sukainah bintu Muhammad Nashiruddin Al Albaniyyah

•••••••••••••••••••••
✍ Syabab Ashhabus Sunnah

📜➧Untuk fawaaid lainnya bisa kunjungi website kami:
🌏 http://www.ittibaus-sunnah.net
◉  ◈  ◉  ◈  ◉  ◈  ◉  ◈  ◉  ◈  ◉
📌 أصحاب السنة
⭐ 🌿 ⭐ 🌿 ⭐

✪ASHHABUS SUNNAH✪

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s