Sholih & Mushlih

🌊🌊🌊🌊🌊🌊🌊

🌠🔄⭐SHOLIH & MUSHLIH

🔺Asy Syaikh Rabi’ bin Hadi Al Madkhali hafizhahullah
______________________________________
📍 📍 📍

🔹السؤال :

نعلم الفرق بين قولك صالح ومصلح ولكن هل يسوغ أن يكون الإنسان صالحا غير مصلح، ثمّ هل هناك مدخل لأهل البدع من خلال هذا التّفريق؟

🔹الجواب

هذا اصطلاح، والمنافقون قال الله عنهم: 

( وإذا قيل لهم لا تفسدوا في الأرض قالوا إنّما نحن مصلحون ألا إنّهم هم المفسدون ولكن لا يشعرون ).

فالمصلح من الإصلاح ضدّ الإفساد، فأنتم تظنّون أنّنا نفسد ونحن نصلح.أمّا الصّالح فصالح في نفسه وقد يمتدّ خيره إلى الآخرين ويصلح وقد يكون خيره قاصراً على نفسه لضعفه.

“المؤمن القويّ خير وأحبّ إلى الله من المؤمن الضّعيف وفي كلّ خير”.”

من رأى منكم منكراً فليغيّره بيده فإن لم يستطع فبلسانه فإن لم يستطع فبقلبه وذلك أضعف الإيمان “.فهذا الذي يُغيّر بيده أو يُغيّر بلسانه قد يدخل في عداد المصلحين، وأمّا الذي ينكر بقلبه فقد يكون صالحاً ولا يستطيع  أن يصلح.   

📚 [الأجوبة على أسئلة أبي رواحة المنهجية]

〰〰〰〰〰〰〰

🔹Pertanyaan:

❓↔ Kita mengetahui perbedaan antara perkataan Anda “sholih” dan “mushlih”. Akan tetapi, apakah bisa seseorang itu sholih (baik) tetapi tidak mushlih (melakukan perbaikan)? Kemudian, apakah disana ada celah bagi ahlul bid’ah dalam pembedaan ini?

🔹Jawab:

⚠✅ Ini adalah sebuah istilah. Orang-orang munafik digambarkan oleh Alloh:

وإذا قيل لهم لا تفسدوا في الأرض قالوا إنّما نحن مصلحون ألا إنّهم هم المفسدون ولكن لا يشعرون

“Dan apabila dikatakan kepada mereka: ‘Janganlah kalian melakukan kerusakan di muka bumi.’ Mereka (orang-orang munafik) menjawab: ‘Sesungguhnya kami hanyalah orang-orang yang mushlih (melakukan perbaikan).’ Ketahuilah, sesungguhnya mereka itulah orang-orang yang mufsid (melakukan kerusakan) akan tetapi mereka tidak merasa demikian.”
Al-Baqoroh : 11

👉 Sehingga kata “mushlih” berasal dari kata “ishlah” yang merupakan kebalikan dari “ifsad”. Maka kalian mengira kalau kami melakukan kerusakan, padahal kami melakukan perbaikan.

👉 Adapun orang yang sholih (baik), maka dia itu baik pada dirinya sendiri. Dan bisa jadi kebaikannya meluas mengenai orang lain dan memperbaiki. Dan bisa jadi kebaikannya hanya sebatas pada dirinya sendiri disebabkan karena lemahnya.

المؤمن القويّ خير وأحبّ إلى الله من المؤمن الضّعيف وفي كلّ خير

“Seorang mukmin yang kuat itu lebih baik dan lebih dicintai oleh Alloh daripada seorang mukmin yang lemah, dan pada masing-masing ada kebaikannya.”
Hadits Riwayat Muslim

من رأى منكم منكراً فليغيّره بيده فإن لم يستطع فبلسانه فإن لم يستطع فبقلبه وذلك أضعف الإيمان

“Siapa saja diantara kalian yang mendapati kemungkaran, maka hendaklah dia merubahnya dengan tangannya (kekuatannya), jika dia tidak mampu maka dengan lisannya, jika dia tidak mampu maka dengan hatinya, dan yang demikian itu adalah keimanan yang paling lemah.”
Hadits Riwayat Muslim

☑🔺Maka orang yang merubah dengan tangannya ini, atau yang merubah dengan lisannya, bisa jadi termasuk orang-orang yang mushlih (melakukan perbaikan). Adapun orang yang mengingkari dengan hatinya, bisa jadi adalah orang yang sholih (baik) dan tidak mampu melakukan perbaikan.

📚 Al-Ajwibah ‘Ala Asilah Abi Rowahah Al-Manhajiyyah

ℹ📈 http://rabee.net/ar/questions.php?cat=27&id=87

______________________________________

✍ Alih bahasa : Ibnu Abi Humaidi حفظه الله

📜➧Untuk fawaaid lainnya bisa kunjungi website kami:
🌏 http://www.ittibaus-sunnah.net
◉  ◈  ◉  ◈  ◉  ◈  ◉  ◈  ◉  ◈  ◉
📌 أصحاب السنة
⭐ASHHABUS SUNNAH✪

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s