Keutamaan Sifat Malu

❅ 🔹 ❅ 🔹 ❅ 🔹 ❅

✅💢💦KEUTAMAAN SIFAT MALU
______________________________________
▪▫▪

🍂 ﻗﺎﻝ الإمام ﺍﻟﻨﻮﻭﻱ رحمه الله :

ﻗﺎﻝ ﺍﻟﻌﻠﻤﺎﺀ : ﺣﻘﻴﻘﺔ ﺍﻟﺤﻴﺎﺀﺧُﻠﻖ ﻳﺒﻌﺚ ﻋﻠﻰ ﺗﺮﻙ ﺍﻟﻘﺒﻴﺢ ﻭﻳﻤﻨﻊ ﻣﻦ ﺍﻟﺘﻘﺼﻴﺮ ﻓﻲ ﺣﻖ ﺫﻱ ﺍﻟﺤﻖ.

ﻭﺭﻭﻳﻨﺎ ﻋﻦ ﺃﺑﻲ ﺍﻟﻘﺎﺳﻢ ﺍﻟﺠﻨﻴﺪ ﺭﺣﻤﻪ ﺍﻟﻠﻪ ﻗﺎﻝ :

ﺍﻟﺤﻴﺎﺀ ﺭﺅﻳﺔ ﺍﻵﻻﺀ – ﺃﻱ ﺍﻟﻨﻌﻢ – ﻭﺭﺅﻳﺔ ﺍﻟﺘﻘﺼﻴﺮ ﻣﺘﻮﻟﺪ ﺑﻴﻨﻬﻤﺎ ﺣﺎﻟﺔ ﺗﺴﻤﻰ ﺣﻴﺎﺀ . ﺍﻫـ ﻣﻦ ﺭﻳﺎﺽ ﺍﻟﺼﺎﻟﺤﻴﻦ (318‏) ﺑﺘﺤﻘﻴﻖ ﺍﻷﺭﻧﺎﺀﻭﻁ .

📝 قال المؤلفة :

ﻭﺍﻟﺤﻴﺎﺀ ﺻﻔﺔ ﻣﻦ ﺍﻷﺧﻼﻕ ﺍﻟﻔﺎﺿﻠﺔ ﻭﻫﻮ ﺣُﻠﻲ ﺍﻹﻧﺴﺎﻥ ، ﻭﺑﻔﻘﺪ ﺍﻟﺤﻴﺎﺀ ﻳﻘﺘﺮﻑ ﻛﻞ ﺷﺮ ﻓﺘُﺴﻔﻚ ﺍﻟﺪﻣﺎﺀ ﻭﺗﻨﺘﻬﻚ ﺍﻷﻋﺮﺍﺽ ﻭﺗﺮﺗﻜﺐ ﺍﻟﻔﻮﺍﺣﺶ ، ﻭﻻ ﻳﺤﺘﺮﻡ ﺍﻟﻜﺒﻴﺮ ، ﻭﻳﺨﺘﻠﻂ ﺍﻟﺮﺟﺎﻝ ﺑﺎﻟﻨﺴﺎﺀ ، ﻭﺗﺨﺮﺝ ﺍﻟﻤﺮﺃﺓ ﻣﺘﺒﺮﺟﺔ ، ﻭﺗﺴﺎﻓﺮ ﺑﺪﻭﻥ ﻣﺤﺮﻡ ﻭﻳُﺴﻤﻊ ﺍﻟﺤﻖ ﻓﻴُﺮﺩ.

🍂 ﻗﺎﻝ الإمام ﺍﻟﻔﻀﻴﻞ ﺑﻦ ﻋﻴﺎﺽ رحمه الله :

ﺧﻤﺲ ﻣﻦ ﻋﻼﻣﺎﺕ ﺍﻟﺸﻘﺎﻭﺓ : ﺍﻟﻘﺴﻮﺓ ﻓﻲ ﺍﻟﻘﻠﺐ ، ﻭﻭﺟﻤﻮﺩ ﺍﻟﻌﻴﻦ ، ﻭﻗﻠﺔ ﺍﻟﺤﻴﺎﺀ ، ﻭﺍﻟﺮﻏﺒﺔ ﻓﻲ ﺍﻟﺪﻧﻴﺎ ، ﻭﻃﻮﻝ ﺍﻷﻣﻞ . ‏(ﻣﺪﺍﺭﺝ ﺍﻟﺴﺎﻟﻜﻴﻦ)

🔶 ﻧﺼﻴﺤﺘﻲ ﻟﻠﻨﺴﺎﺀ ” ﻷﻡ ﻋﺒﺪ ﺍﻟﻠﻪ الوادعية حفظها الله ص ١٩٦-١٩٧
______________________________________

🍂 Al Imam An Nawawi rahimahullah berkata:

🔅“Para ulama mengatakan bahwa malu hakikatnya adalah akhlak yang mengantar seseorang untuk meninggalkan kejelekan dan menghalanginya mengurangi hak-hak orang lain.”

📎📑 Kami telah meriwayatkan dari Al Qasim Al Junaidi rahimahullah, ia berkata:

🌟 “Malu adalah memerhatikan nikmat-nikmat (Allah Subhanahu wa Ta’ala) dan menganggap dirinya kurang (mensyukuri nikmat-nikmat tersebut). Dari keduanya terlahir rasa malu.” Dari Riyadhush Sholihin 318 ditahqiq oleh Al Arnauth.

📝 Berkata penulis:

💥🔸“Malu adalah salah satu akhlak yang utama. Ia merupakan perhiasan
manusia. Hilangnya rasa malu akan menyebabkan segala macam keburukan, sehingga terjadilah pertumpahan darah, dinodainya kehormatan manusia, dilakukannya perbuatan-perbuatan keji, tidak dihargainya orang-orang tua, dan campur baurnya laki-laki dengan para wanita. Para wanita keluar sembari menampakkan perhiasan dan berdandan, bepergian tanpa mahram. Hilangnya rasa malu juga akan menyebabkan al haq hanya didengar namun selanjutnya ditolak.”

🍂 Al Imam Al Fudhail bin ‘Iyadh rahimahullah berkata:

💥 “Lima tanda celakanya seseorang adalah kerasnya hati, mata yang tidak bisa menangis, sedikitnya rasa malu, cinta dunia, dan panjang angan- angan.” (Madarijus Salikin)

📈📙Nashihati lin Nisa’, li Ummi ‘Abdillah Al Wadi’iyyah hafizhohalloh hlm. 196-197
______________________________________

✍ Syabab Ashhabus Sunnah

📜➧Untuk fawaaid lainnya bisa kunjungi website kami:
🌏 http://www.ittibaus-sunnah.net
◉  ◈  ◉  ◈  ◉  ◈  ◉  ◈  ◉  ◈  ◉
📌 أصحاب السنة
⭐ASHHABUS SUNNAH✪

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s