Disyariatkan Ibadah Sunnah Dalam Safar

http://telegram.me/forumsalafy

🌷📂🔘 DISYARIATKAN IBADAH SUNNAH DALAM SAFAR

✒📂 Asy-Syaikh Muhammad bin Hadi Al-Madkhaly hafizhahullah

📬 Soal: Pertanyaan ke tiga, berkata penanya : Apakah disyariatkan ibadah-ibadah sunnah ketika safar, seperti puasa, shalat dan lainnya?

🔓 Jawaban: ”Tidak mengapa hal itu. Sungguh Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam pernah berpuasa ketika safar, terkadang beliau berbuka, sebagaimana diriwayatkan dalam hadits Ibnu Abbas radhiyallahu’anhuma:

🌱 ”Dahulu Rasulullah shallallahu’alaihi wasallam pernah berpuasa, kadang berbuka. Dahulu sahabat beliau radhiyallahu’anhum bepergian bersama beliau, diantara mereka ada yang berpuasa, diantara mereka ada yang berbuka. Orang yang berpuasa tidak mencela yang berbuka, tidak pula orang yang berbuka mencela orang yang berpuasa.”

✋🏻 Mereka melihat, barang siapa yang mendapati kekuatan pada dirinya, lalu ia berpuasa, maka itu bagus. Dan barang siapa yang tidak mendapati kekuatan pada dirinya, lalu ia berbuka maka itu bagus. Tidak mengapa semua itu. Demikian juga dalam amalan-amalan sunnah mutlaqah. Tidak mengapa untuk shalat malam, tidak mengapa ia shalat dhuha. Adapun witir, maka beliau tidak meninggalkannya. Semuanya dalam keadaan disyariatkan. Segala pujian milik Allah.

Telah tsabit dari Rasulullah shallallahu’alaihi wasallam pada hari ditaklukkannya kota Makkah beliau shalat dhuha di rumah Ummu Hanni radhiyallahu’anha. Hal itu tidak mengapa.

Adapun shalat sunnah rawatib, ‎ yaitu yang dikerjakan setelah shalat wajib atau sebelumnya, maka ini tidak disyariatkan. Karena Nabi shallallahu’alaihi wasallam meninggalkan perkara ini. Dan Ibnu Umar radhiyallahu’anhuma berkata : ”Kalau aku melakukan shalat sunnah (yakni shalat sunnah rawatib) niscaya aku akan menyempurnakan shalat wajib (tidak mengqashar).”

Maka sesungguhnya diqasharnya shalat wajib itu karena tujuan kasih sayang dan kelembutan terhadap kaum muslimin dalam safar mereka. Maka ini sesuai dengan kondisi safar. Maka engkau tidak perlu melakukan shalat rawatib, adapun shalat sunnah mutlaq maka engkau bisa melakukannnya. Milik Allah-lah segala pujian.

📚 Sumber: http://ar.miraath.net/fatwah/12294

📝 Alih bahasa: Ustadz Abu Hafz Umar hafizhahullah

💻🌐 http://forumsalafy.net/disyariatkan-ibadah-sunnah-dalam-safar/

▪▪▪▪▪▪▪▪▪▪▪

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s