Demi Membela Kaum LGBT, Kader NU Ini Berani Menantang Azab Allah

☝️ Demi Membela Kaum LGBT, Kader NU Ini Berani Menantang Azab Allah

💦 Sungguh sangat miris mendengar ucapan yang terlontar oleh kader NU satu ini. Demi membela kaum LGBT, ia berani dengan lancang menantang datangnya adzab Allah ta’ala. Ulil Abshar Abdalla, dialah orangnya. Tanpa rasa takut sedikitpun, menantu Gus Mus -salah satu tokoh liberal NU- ini mengatakan dalam akun twitternya, 

💉 Sekali lagi saya ulang: Jika benar Tuhan mengazab Sodom karena LGBT, kenapa Dia tak mengazab negeri2 yang menolerir LGBT sekarang? Kenapa?

👣 Jika melihat sejarah umat terdahulu, ternyata Ulil bukanlah orang pertama yang menantang datangnya azab Allah ta’ala. Tantangan serupa pernah dilakukan oleh kaum yang kafir lagi musyrik kepada Nabi Nuh ‘alaihi salam.

فَأْتِنَا بِمَا تَعِدُنَا إِن كُنتَ مِنَ الصَّادِقِينَ ﴿٣٢﴾

📖 “Maka datangkanlah azab yang kamu ancamkan kepada kami jika kamu termasuk orang-orang yang benar.”

☄ Begitulah sesumbar kaum Nabi Nuh yang Allah abadikan dalam surat Hud ayat 32.

💥 Jejak dan perilaku kaum Nabi Nuh ‘alaihi salam tersebut kembali terulang. Ketika Nabi Hud dan Nabi Shalih ‘alaihima salam menyeru kaumnya agar beriman dan memperingatkan mereka agar takut terhadap azab-Nya, bukannya menerima, mereka justru melontarkan tantangan agar segera didatangkan azab Allah.

فَأْتِنَا بِمَا تَعِدُنَا إِن كُنتَ مِنَ الصَّادِقِينَ ﴿٧٠﴾

📖 “Maka datangkanlah azab yang kamu ancamkan kepada kami jika kamu termasuk orang-orang yang benar.” (Al-A’raf: 70)

يَا صَالِحُ ائْتِنَا بِمَا تَعِدُنَا إِن كُنتَ مِنَ الْمُرْسَلِينَ ﴿٧٧﴾

📖 “Hai Shaleh, datangkanlah apa yang kamu ancamkan itu kepada kami, jika (betul) kamu termasuk orang-orang yang diutus (Allah).” (Al-A’raf: 77)

♻️ Sejarah pun terulang beberapa ribu tahun kemudian. Tantangan untuk mendatangkan azab Allah dialami oleh sang penutup para nabi, Muhammad shallallahu ‘alaihi wasallam.

وَإِذْ قَالُوا اللَّـهُمَّ إِن كَانَ هَـٰذَا هُوَ الْحَقَّ مِنْ عِندِكَ فَأَمْطِرْ عَلَيْنَا حِجَارَةً مِّنَ السَّمَاءِ أَوِ ائْتِنَا بِعَذَابٍ أَلِيمٍ ﴿٣٢﴾

📖 “Dan (ingatlah), ketika mereka (orang-orang musyrik) berkata: “Ya Allah, jika betul (al-Quran) ini, dialah yang benar dari sisi Engkau, maka hujanilah kami dengan batu dari langit, atau datangkanlah kepada kami azab yang pedih.” (Al-Anfal: 32)

🌹 Para pembaca yang semoga dimuliakan oleh Allah.

🌅 Memang menjadi sebuah kemestian, setiap ada nabi dan rasul yang berdakwah, pasti di sana ada pihak yang mencoba melawan dan menentangnya. Penentangan itu tidak hanya berupa keengganan untuk menerima seruan dan ajakan para nabi dan rasul tersebut. Bahkan lebih dari itu, para penentang rasul itu juga lantas dengan lantang dan penuh kesombongan menantang datangnya azab Allah.

✏️ Hal ini sebagaimana yang Allah ta’ala firmankan dalam al-Qur’an,

وَلِكُلِّ أُمَّةٍ رَّسُولٌ ۖ فَإِذَا جَاءَ رَسُولُهُمْ قُضِيَ بَيْنَهُم بِالْقِسْطِ وَهُمْ لَا يُظْلَمُونَ ﴿٤٧﴾ وَيَقُولُونَ مَتَىٰ هَـٰذَا الْوَعْدُ إِن كُنتُمْ صَادِقِينَ ﴿٤٨﴾

📖 “Tiap-tiap umat mempunyai rasul; maka apabila telah datang rasul mereka, diberikanlah keputusan antara mereka dengan adil dan mereka (sedikitpun) tidak dianiaya. Mereka mengatakan: “Bilakah (datangnya) ancaman itu, jika memang kalian orang-orang yang benar?” (Yunus: 47-48)

🔴 Sehingga tidaklah setiap nabi dan rasul berdakwah, pasti orang-orang kafir yang menentangnya akan sesumbar, bahkan menantang agar didatangkan azab Allah kepada mereka.

🚨 Watak dan perbuatan para penentang nabi dan rasul tersebut nampaknya masih lestari hingga sekarang. Ada segolongan manusia yang mewarisi jejak dan tingkah laku musuh para nabi tersebut. Kicauan Ulil di atas adalah salah satu contohnya.

🌏 Bagi ormas NU, apakah layak tingkah laku dan ucapan kadernya seperti ini masih dibiarkan begitu saja?

✅ Atau apakah NU sudah merestui jalan pikiran Ulil seperti ini?

🔰 Dengan dalih bahwa hal ini sebagai wujud penerapan dari konsep Islam Nusantara yang katanya sangat toleran itu?

❓ Diberitakan bahwa PBNU secara resmi menolak dengan tegas praktik LGBT dan menyatakan bahwa LGBT sebagai perilaku menyimpang dan tidak sesuai dengan fitrah manusia. PBNU juga menilai, praktik-praktik kelompok tersebut adalah sebuah penodaan kehormatan kemanusiaan.

🌀 Selain itu, PBNU juga menyatakan bahwa kampanye terhadap aktivitas LGBT merupakan tindakan melanggar hukum yang perlu diberikan sanksi.

💯 Jika PBNU konsekuen dengan sikapnya tersebut, maka sudah seharusnya ormas terbesar di nusantara ini benar-benar serius membersihkan anggota dan kadernya dari segala praktik dan kampanye terhadap aktivitas LGBT.

🎯 Tantangan Ulil terhadap azab Allah ‘azza wa jalla secara langsung ataupun tidak, merupakan salah satu bentuk kampanye terhadap aktivitas yang menyalahi fitrah manusia tersebut.

❓ Bagaimana NU?

🚀 Silakan kunjungi:

Demi Membela Kaum LGBT, Kader NU Ini Berani Menantang Azab Allah

💎🌷💎🌷💎🌷💎🌷💎🌷💎🌷💎🌷💎🌷💎🌷💎🌷💎🌷💎🌷💎🌷💎🌷💎🌷

🌏🚀 Tebarkan nasihat, berilmu, beramal dan beramar makruf nahi mungkar.

🌷💐 Dengan mengajak saudara, kenalan dan handai taulan anda bergabung dengan channel telegram YKNU Online di:

https://telegram.me/yknuonline

Atau

https://goo.gl/qyrUcN

Atau

http://bit.ly/1luO2wL

🌺 Silakan dishare! Semoga bermanfaat untuk kaum muslimin!

☝️ Amin

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s