Terbukti 3 Kali Melakukan Kudeta, Relakah Anda PKI Memberontak Untuk ke 4 Kalinya?

💉 🚨 Terbukti 3 Kali Melakukan Kudeta, Relakah Anda PKI Memberontak Untuk ke 4 Kalinya?

⚒ Setelah kita mengetahui kejahatan Komunis di seantero dunia, maka sejarah Indonesia juga telah mencatat kekejaman Komunis yang dimotori oleh PKI (Partai Komunis Indonesia).

🇮🇩 Tercatat setidaknya tiga kali upaya pemberontakan yang dilakukan PKI di negeri kita:

🔴 1. Pemberontakan PKI tahun 1926-1927.

💥 Pemberontakan yang dimulai di Batavia pada 12 November 1926, yang kemudian menyebar ke kota-kota lain di Jawa, dan kemudian pada Januari 1927 merembet ke Sumatra hingga akhirnya ditumpas oleh pemerintah kolonial Hinda Belanda pada akhir Maret 1927.

💦 “Kegagalan pemberontakan yang dirancang dan dilaksanakan oleh PKI pada 1926/1927 ini mempunyai dampak yang merugikan bagi perjuangan pergerakan nasional. Pengawasan terhadap semua aktivitas partai-partai politik lebih diperketat. Ruang gerak para pemimpin nasionalis dipersempit, baik melalui undang-undang maupun melalui pengawasan. Nasib perjuangan pergerakan nasional  mengalami masa yang paling suram. Di sini kita melihat bahwa PKI hanya berjuang untuk mencapai tujuan politiknya sendiri, yaitu merebut kekuasaan untuk mendirikan pemerintahan komunis. Agitasi dan slogan-slogan revolusi yang menyesatkan dan menipu, menelan korban putra-putri Indonesia yang masih  buta politik.” (Komunisme di Indonesia, Jilid I, hlm. 37)

☄ Pemberontakan PKI 1926-1927 tersebut dipimpin oleh Alimin dan Musso.

🔴 2. Pemberontakan PKI di Madiun tahun 1948.

✍ 1. Latar Belakang Pemberontakan.

📌 Pemberontakan PKI di Madiun tidak bisa lepas dari jatuhnya kabinet Amir Syarifuddin tahun 1948, yaitu tandatanganinya perundingan Renville, ternyata perundingan Renville yang sangat merugikan Indonesia. Maka Amir Syarifuddin turun dari kabinetnya dan digantikan oleh Kabinet Hatta. Ia merasa kecewa karena kabinetnya jatuh kemudian membentuk Front Demokrasi Rakyat (FDR) pada tanggal 28 Juni 1948.

⚒ Front Demokrasi Rakyat (FDR) ini didukung oleh Partai Sosialis Indonesia, Pemuda Sosialis Indonesia, PKI, dan Sentral Organisasi Buruh Seluruh Indonesia (SOBSI).

🇷🇺 Setelah gagal dalam aksi pemberontakan 1926-1927, Musso melarikan diri ke Moskow, sekira 20 tahun dalam pelarian pada tanggal 11 Agustus 1948, Musso tiba dari Moskow. Semenjak kedatangan Muso bersatulah kekuatan PKI dan FDR dibawah pimpinan Musso dan Amir Syarifuddin.

💣 Kelompok ini seringkali melakukan aksi-aksinya antara lain :

📢 1. Melancarkan propaganda anti pemerintah.

🛠 2. Mengadakan pemogokan-pemogokan kerja bagi para buruh di perusahaan misalnya di pabrik karung di Delanggu Klaten.

🗡 3. Melakukan pembunuhan-pembunuhan misalnya dalam bentrok senjata di Solo 2 Juli 1948, Komandan Divisi LIV yakni Kolonel Sutarto secara tiba-tiba terbunuh. Pada tanggal 13 September 1948 tokoh pejuang 1945 Dr. Moewardi diculik dan dibunuh.

🇷🇺 🇮🇩 Gerakan PKI ini mencapai pucaknya pada tanggal 18 September 1948. PKI dibawah pimpinan Muso dan Amir Syarifuddin melancarkan pemberontakan yang dipusatkan di Madiun dan sekitarnya. Banyak pejabat pemerintah dan tokoh agama diculik dan dibunuh secara sadis. Mereka dibantai oleh orang-orang PKI di soco Gorang Gareng (Magetan) dan Kresek (Madiun). Musso-Amir Syarifuddin kemudian memproklamasikan berdirinya Negara Republik Soviet Indonesia.

🇷🇺🇮🇩 Susunan pemerintah Negara Republik Soviet Indonesia adalah :

💺 Kepala Negara : Musso

💺 Kepala Pemerintahan : Amir Syarifuddin.

💺 Panglima Angkatan Perang : Kol. Joko Suyono.

🇨🇳 Tujuannya untuk meruntuhkan Republik Indonesia dengan ideologi komunis sebagai asasnya. Pada waktu bersamaan, gerakan PKI dapat merebut tempat-tempat penting di Madiun.

📡 Musso menjadikan Uni Soviet negara Komunis sebagai kiblat, poros dan pangkalannya, Musso dengan berpegang pada garis Zhadhanov, pernah menulis:

🇷🇺 “Negara Soviet Uni sebagai tenaga anti kapitalisimperialis jang terbesar dan terkuat harus dipandang sebagai pangkalan, sebagai pelopor daripada semua perdjuangan antiimperialis diseluruh dunia. Sebab hanja ada dua golongan di dunia jang berhadapan dan berlawanan satu sama lainjna, jaitu golongan imperialis dan golongan anti-imperialis.” (Lihat, Musso, Djalan Baru untuk Republik Indonesia. Jakarta: Jajasan Pembaruan, 1953).

🚔 2. Penumpasan PKI Madiun.

🚨 Presiden Soekarno dan perdana mentri M.Hatta mengutuk keras pemberontakan PKI di Madiun. Pemerintah segera melancarkan operasi penumpasan dengan GOM (Gerakan Operasi Militer). Panglima Jendral Soedirman kemudian mengeluarkan perintah harian yang isinya antara lain menunjuk Kolonel Gatot Subroto sebagai Gubernur Jawa Tengah dan Kolonel Sungkono Gubernur Militer Jawa Timur diperintahkan untuk memimpin dan menggerakkan pasukan untuk menumpas pemberontakan PKI di Madiun dan sekitarnya.

🛩 Pasukan Siliwangi digerakkan dari Jawa Tengah. Brigade mobil dan Gabungan Divisi Jawa Timur digerakkan dari Jawa Timur. Pada tanggal 10 September 1948 keadaan Madiun segera dapat dikendalikan oleh pemerintah Indonesia. Musso tewas diponorogo, Amir Syarifuddin tertangkap di Purwodadi dan dieksekusi mati pada 20 Desember 1948, atas perintah Kol. Gatot Subroto.

🔴 3. Pemberontakan G30S/PKI tahun 1965.

🇮🇩 Puncak kekejaman PKI adalah dengan kembali melakukan upaya kudeta terhadap NKRI. Dimulai dengan penculikan enam perwira tinggi Angkatan Darat di Jakarta. Para Jenderal TNI AD tersebut mereka aniaya, disiksa, lalu dibantai dan dimasukkan ke sebuah sumur tua di daerah Lubang Buaya. Sebuah perilaku biadab, keji, tidak berperikemanusiaan, dan jelas-jelas melanggar HAM.

🍃 Demikian pula, PKI menculik, menyiksa dan membantai  dua perwira TNI AD lainnya di kota Yogyakarta.

📢 Kemudian PKI menyebar fitnah dengan menggunakan isu Dewan Jenderal yang akan mengkudeta Presiden Sukarno. Namun fakta menunjukkan justru PKI lah kelompok pemberontak, setelah berhasil membunuh para Jenderal TNI AD (para penentang PKI), PKI mengumumkan pembentukkan Dewan Revolusi sebagai penyelanggara negara, bahkan mendemosioner kabinet Sukarno.

☝️ Bersyukurlah kepada Allah ta’ala…

🔫 Negeri ini masih Allah jaga, kebiadaban dan kekejaman yang PKI tebar bisa dipupus, bahkan kekuatan mereka bisa dihancurkan oleh TNI – Polri bekerjasama dengan masyarakat, terkhusus umat Islam.

☝️ Alhamdulillah…

♻️ Memang sejarah terus berulang, kekejaman PKI dengan G30S nya hanyalah pengulangan sejarah, kembali menebar darah sebagaimana mereka telah banyak membantai kaum muslimin di Madiun tahun 1948, juga mengingatkan kita pada kekejaman PKI pada tahun 1926/1927.

💢 Kini setelah mati suri selama 51 tahun, bibit-bibit Komunis mulai tumbuh, bahkan anak-anak PKI, baik anak biologis atau anak ideologis PKI mulai berani memunculkan taring mereka. Menuntut, mendesak pemerintah, memutar balikkan fakta, memposisikan sebagai kaum yang terzalimi menjadi modus operandi mereka. Tujuan mereka sama dengan para pendahulu PKI, ingin menancapkan cakar-cakar Komunis yang Atheis, berupaya mencengkeramkan taring-taring bengis Komunis di negeri Indonesia tercinta.

⚠️ Ingat!

✅ PKI hanya butuh waktu sekitar 22 tahun untuk kembali memberontak, dalam kurun pemberontakan PKI pertama, hingga meletus kembali pemberontakan PKI di Madiun  (1926/1927 – 1948).

〽️ Bahkan PKI membutuhkan waktu yang lebih singkat (hanya 17 tahun) untuk kembali membangun kekuatan dan kembali memberontak kepada NKRI, pada fase pemberontakan kedua hingga meletus pemberontakan G30S/PKI (1948 – 1965).

🚨 Lalu Relakah Anda PKI Memberontak Untuk ke 4 Kalinya?

🚔 Mari bergandeng tangan dengan pemerintah, TNI dan Polri untuk menghadapi bahaya laten PKI!

🌷 Kedepankan upaya hikmah, dengan bimbingan ilmu untuk melawan ideologi Komunis, hindari aksi anarkis dan main hakim sendiri!

📌 Serta perbanyaklah doa kepada Allah ta’ala, Rabb semesta alam.

☝️ Ya Allah lindungilah negeri Indonesia dari makar-makar PKI dan Komunis!

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s