KOMUNIS DAN SYIAH ANCAMAN BAGI AGAMA, BANGSA, DAN NEGARA

Taklim di Attaka Field ( lepas pantai selat Makassar ) 18 November 2016

📕Berkata al uztadz Ayip Syafruddin _hafizdahullah_

Jika merujuk kepada sejarah tentang komunis dan syiah, maka kedua pemahaman ini sangat berbahaya bagi agama, bangsa dan negara karena fakta-fakta gerakan komunis dan syiah tidak lepas dari “bau amis darah”, kita akan dapati tangan-tangan mereka berlumuran darah.

Sejarah pula yg mencatat bahwa kedua pemahaman ini kerap kali melakukan pemberontakan-pemberontakan dan selalu ingin menanamkan pemahamannya kedalam suatu negara.

Komunis dan syiah sama-sama memiliki tabiat haus kekuasaan, melakulan penyusupan-penyusupan ke lembaga negara, kepemerintahan melalui kendaraan partai politik dan lain sebagainya.

Sangat berbeda jauh dengan prinsip ahlusunnah sebagaimana sabda Rosulullah shallaulahu alaihi wasallam
أُوْصِيْكُمْ بِتَقْوَى اللهِ عَزَّوَجَلَّ , وَالسَّمْعِ وَالطَّاعَةِ وَإِنْ تَأَمَّرَ عَلَيْكَ عَبْدٌ

_“Saya memberi wasiat kepada kalian agar tetap bertaqwa kepada Allah ‘azza wa jalla, tetap mendengar dan ta’at walaupun yang memerintah kalian seorang hamba sahaya (budak)”. (HR. Abu Daud dan At Tirmidzi)_

Artinya ajaran islam dilarang melakukan pemberontakan terhadap pemerintahan yg sah.
Dalam islam pun dilarang membunuh jiwa manusia kecuali dalam keadaan yg sesuai dengan syariat.
Ada 3 hal membunuh dalam syariat islam;
1. Hukum qisos: dilakukan karena telah menghilangkan nyawa seseorang
2. Hukum rajam: seseorang yg berzina dalam keadaan ia sudah menikah
3. Murtad: keluar dari islam dan dalam keadaan murtad masih mencela islam.

Ketiga hal diatas disepakati dalam pengadilan dan eksekusinya dilakukan atas izin penguasa/pemerintah.

:idea:📒 *Sesi tanya jawab*

📌Tanya: _Bagaimana tanggapannya atas fenomena demo yg terjadi akhir2 ini?_
✅ *Jawab:*
Jika ingin menasihati pemimpin ada cara yang sesuai dengan tuntunan rosulullah, maka jangan melakukannya secara terang-terangan.
Akan tetapi, nasihatilah dia dengan cara-cara islam rangkul dan peganglah tangan pemimpin lalu sampaikan nasihat atau kritikan secara senbunyi-sembunyi.
Jika ia menerima nasihat, itu sangat baik. Dan bila ia tidak menerimanya, maka kita telah menyampaikan apa yg menjadi kewajiban kita.

Demonstrasi yg pertama kali dalam islam adalah kisah terbunuhnya Utsman radliyallahu ‘anhu adalah berawal dari isu-isu tentang kejelekan Khalifah Utsman yang disebarkan oleh Abdullah bin Saba’ di kalangan kaum Muslimin yg mengakibatkan kaum muslimin berkumpul mendatangi rumah khalifah dan mengepungnya selama sebulan hingga akhirnya masyarakat berhasil memasuki rumahnya dan salah seorang telah menikam sahabat yg mulia.

Jadi demonstrasi bukanlah cara-cara islam.

Janganlah kalian jatuhkan wibawa penguasa didepan umum karena akan sangat berbahaya bagi negara dan juga bertentangan dengan hadist Rosulullah shallallahu alaihi wasallam.
Dalam hadist lain Beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

_Nanti setelah aku akan ada seorang pemimpin yang tidak mendapat petunjukku dan tidak pula melaksanakan sunnahku. Nanti akan ada di tengah-tengah mereka orang-orang yang hatinya adalah hati setan, namun jasadnya adalah jasad manusia._

“Aku berkata, _“Wahai Rasulullah, apa yang harus aku lakukan jika aku menemui zaman seperti itu?”_

Beliau bersabda, _”Dengarlah dan ta’at kepada pemimpinmu, walaupun mereka menyiksa punggungmu dan mengambil hartamu. Tetaplah mendengar dan ta’at kepada mereka.” (HR. Muslim)_

📌Tanya: _Mengapa pemerintah seolah tidak ada tindakan terhadap perkembangan komunis dan syiah?_
✅ *Jawab:*
Inilah kelemahan hukum demokrasi dinegara kita, pemerintah tidak bisa leluasa karena terbentur dengan HAM, UUD’45 tentang kebebasan beragama dan berorganisasi.

📌Tanya: _Tolong dijelaskan apa saja nama sekolah-sekolah dan yayasan syiah agar kami bisa lebih waspada dalam menyekolahkan anak-anak kami, bisakah ustadz sebutkan?_
✅ *jawab:*
Sebenarnya MUI sudah mengeluarkan buku tentang syiah, apa saja yayasan dan sekolah2 mereka serta penulis dan penerbit buku2 mereka sudah dikupas oleh MUI, jadi silahkan merujuk ke buku tersebut.

📌Tanya: _bagaimana menyikapi perkataan pemimpin kafir yg jujur lebih baik daripada pemimpin muslin tapi korup_
✅ *jawab*
Pernyataan tersebut tidaklah benar, sesungguhnya kekafiran dan kemusyrikan merupakan kezoliman yg besar karena mereka telah zolim kepada Allah aza wa jalla, dibalik kejujuran kaum kuffar kita tidak pernah tau apa agenda2 yg mengikuti dibelakangnya.
Sementara koruptor itu adalah kemaksiatan, level yg masih dibawah kemusyrikan  (bukan berarti boleh korupsi) artinya jika dibandingkan antara keduanya maka kemusyrikan levelnya diatas kemaksiatan karena Allah tdk akan mengampuni dosa org yg berbuat musyrik.

📌Tanya: _bagaimana jika suatu saat negara ini dipimpin oleh seorang yg kafir, apakah boleh kita melakukan pemberontakan?_
✅ *jawab:*
Jika pemberontakan akan memudharatkan masyarakat luas, dan menimbulkan korban yang besar, maka jangan dilakukan.

📌Tanya: _Bagaimana tanggapannya tentang Islam Nusantara?_
✅ *jawab:*
Islam adalah islam yang mengikuti risalah-risalah dari rosulullah shallalahu alaihi wasallam yaitu pemahaman berdasarkan quran dan hadist, islam akan kembali dalam kejayaannya jika umatnya kembali kepada kemurnian agama yaitu alquran dan hadist melalui pemahaman para sahabat, didiklah anak-anak kita dan keluarga untuk kembali kepada agama islam, bukan islam yg lain tetapi islam yg diajarkan sesuai dengan tuntunan Rosulullah, mungkin sekarang kita tidak merasakan kejayaan itu tetapi jika kita berpegang teguh kepada kemurnian agama islam kelak akan lahir generasi yg mampu membawa agama ini kepada kejayaannya.

*Wallahu ‘alam bishawab*
*Ustadz Ayip Syafruddin (solo)*

_writen : akhy Alfian

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s